Service Center

0813 3024 3882

Email center

smanegeri1mojokerto@gmail.com

Search

GASPOLL JATIM: Kolaborasi SMAN 1 Mojokerto dan SLB Kranggan Lewat Olahraga Bersama GTK

Mojokerto — Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat ditunjukkan melalui kegiatan Gaspoll Jatim yang mempertemukan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari SMAN 1 Mojokerto dan SLB Kranggan dalam kegiatan olahraga bersama. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar pendidik dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan harmonis.

Mengusung tema “Sehat Bersama GTK, Kuatkan Kolaborasi”, kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti dengan penuh antusias oleh para guru dan tenaga kependidikan dari kedua sekolah. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat sejak awal, mencerminkan semangat kebersamaan tanpa sekat.

Selain senam, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan olahraga ringan dan fun games yang dirancang untuk membangun kekompakan, seperti estafet bola, permainan koordinasi, dan lomba kebersamaan. Tawa dan semangat sportivitas mewarnai setiap rangkaian acara, menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Kepala SMAN 1 Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat hubungan profesional antar GTK. “Kolaborasi antar pendidik sangat penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung, termasuk dalam mengembangkan pendidikan inklusif,” ujarnya.

Perwakilan dari SLB Kranggan juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan. Menurutnya, interaksi langsung antar GTK akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa, khususnya dalam memahami kebutuhan peserta didik yang beragam.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan yang terjalin. Melalui Gaspoll Jatim, diharapkan kolaborasi antara SMAN 1 Mojokerto dan SLB Kranggan semakin solid, tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam praktik nyata di dunia pendidikan.

Dengan semangat sehat dan kolaboratif, para GTK membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berkualitas.

 

Post Related

Scroll to Top